Jakarta,- Bisnispos.Situasi udara Jakarta saat ini begitu mengkhawatirkan, bahkan termasuk dalam salah satu kondisi paling buruk di dunia
Dewan Proper Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Agus Pambagio, mengatakan sumber polutan yang memenuhi udara Jakarta berasal dari sektor transportasi. Kendaraan pribadi menjadi salah satu penyebab buruknya kualitas udara di Jakarta
Data menunjukkan, peta kualitas udara di Jakarta (OQAir) secara live kerap menunjukkan rata-rata kondisi di Jakarta adalah pada status tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Jumlah kendaraan bermotor khusus di DKI Jakarta saja mencapai sekitar 21,8 juta unit pada akhir 2022. Data ini tercatat dalam laporan Statistik Indonesia 2023 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).
Syaifuddin,ME atau kerap kali disapa Gus Syaifuddin berpendapat pemerintah perlu lebih berinvestasi dalam mengembangkan infrastruktur transportasi yang berbasis pada energi terbarukan.saat di hubungi awak media,Selasa (15/8).
‘Menurutnya, pemerintah dapat mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk mengembangkan infrastruktur transportasi yang menggunakan sumber energi terbarukan.”ujarnya.
Perbaikan kualitas udara Jabodetabek dan kawasan lain bakal efektif jika menggunakan pendekatan kewilayahan, yakni melibatkan seluruh daerah di aglomerasi masing-masing.(DJo)















