Menu

Mode Gelap

News · 8 Jul 2026 12:48 WIB ·

Eddy Soeparno Ingatkan Ekspor Listrik Jangan Rugikan Indonesia


 Eddy Soeparno Ingatkan Ekspor Listrik Jangan Rugikan Indonesia Perbesar

 

Jakarta – Bisnispos.com Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno mengingatkan agar rencana ekspor listrik energi terbarukan ke Singapura tetap mengutamakan kepentingan nasional dengan memastikan kebutuhan listrik dalam negeri terpenuhi serta memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia. Langkah tersebut dinilai penting agar kerja sama internasional tidak hanya membuka peluang ekspor, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri hijau dan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri.

Eddy pun menyambut positif peluang ekspor listrik energi terbarukan ke Singapura. Menurutnya, kerja sama tersebut berpotensi meningkatkan devisa negara sekaligus menunjukkan kemampuan Indonesia sebagai eksportir energi bersih.

“Yang akan diekspor adalah listrik dari energi terbarukan, yaitu tenaga surya. Peluang mendapatkan devisa dari penjualan listrik cukup besar karena harga yang diberikan pembeli dari Singapura relatif lebih tinggi. Ini menguntungkan Indonesia sekaligus menunjukkan kemampuan kita melakukan ekspor energi,” ujar Eddy kepada Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Ia menambahkan, peluang tersebut dapat menjadi pemicu berkembangnya proyek-proyek energi terbarukan lainnya, termasuk pembangkit listrik panas bumi yang berorientasi ekspor. Menurutnya, pengembangan sektor tersebut juga akan menciptakan green jobs dan memperkuat industri hijau nasional.

Meski demikian, Eddy menegaskan ekspor listrik tidak boleh mengorbankan kebutuhan energi masyarakat di dalam negeri. Ia menilai pemerintah harus memastikan pasokan listrik nasional tetap aman sebelum meningkatkan ekspor ke luar negeri.

“Jangan sampai ekspor mendahului kebutuhan dalam negeri. Kita harus memastikan kebutuhan listrik nasional terpenuhi terlebih dahulu, baru kemudian menggenjot ekspor,” tegas Politisi Fraksi PAN itu.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar proyek energi terbarukan mampu memberikan nilai tambah bagi industri nasional melalui peningkatan kemampuan manufaktur dalam negeri. Dengan demikian, kebutuhan pengembangan pembangkit tidak bergantung pada produk impor.

Isu ekspor listrik ke Singapura mencuat setelah pemerintah Indonesia dan Singapura menjajaki kerja sama ekspor listrik rendah karbon. Namun, proses negosiasi masih menghadapi kendala terkait skema harga jual, di tengah harapan agar kerja sama tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi Indonesia sekaligus tetap menjaga ketahanan energi nasional.

(Kelana peterson/Djo)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Budaya Menjadi Jembatan Kemanusiaan, Renee Partina Hadiri Pameran “Living the War: Children”

24 August 2026 - 17:10 WIB

Untuk Indonesia: Ketika Seni Budaya Nusantara Menjadi Kekuatan Kemanusiaan bagi Anak Penyintas Kanker

24 August 2026 - 10:00 WIB

Diplomasi Budaya Nusantara Menembus Timur Tengah, BMDN Perkuat Jembatan Indonesia–Suriah

20 August 2026 - 10:18 WIB

Sendratari Smara Jati Hidupkan Malam di Sigandul View Temanggung, Sanggar Puspita Sakanti Bawa Kisah Ramayana

16 August 2026 - 23:49 WIB

Gus Syaifuddin Mainkan Peran Strategis, Bedah Buku Mbah Wahab Jadi Panggung Membaca Masa Depan NU

16 August 2026 - 17:43 WIB

Dari Teror Rentenir Ibu Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga

13 August 2026 - 16:16 WIB

Trending di Ekonomi