Jakarta,— Bisnispos.PT United Tractors Tbk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) resmi meneken nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terpilih di Jakarta, Jumat. Penandatanganan ini menjadi awal pembinaan jangka panjang untuk mendorong UMKM agar mampu berkembang dan meningkatkan daya saing usaha.
Kegiatan yang berlangsung lancar dan penuh antusiasme tersebut dihadiri oleh Safrizal selaku perwakilan CSR United Tractors serta Stephen dari Administration Department yang juga menjabat sebagai ADH United Tractors Cabang Jakarta. Meski sempat diselingi dengan pelaksanaan ibadah salat Jumat, rangkaian acara tetap berjalan khidmat dan tertib.

Safrizal mengungkapkan bahwa proses pemilihan UMKM dilakukan melalui tahapan seleksi yang ketat. Dari sekitar 150 UMKM yang mendaftar di wilayah DKI Jakarta, jumlah tersebut kemudian dipersempit melalui kurasi administrasi hingga verifikasi langsung di lapangan.
“Tahapan seleksi kami lakukan cukup panjang. Dari ratusan pendaftar, disaring menjadi puluhan, lalu kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kesiapan usaha mereka. Hingga akhirnya terpilih 20 UMKM yang dinilai paling siap untuk dibina secara berkelanjutan,” ujar Safrizal.
Ia menambahkan, sebelum penandatanganan MoU, para UMKM telah dibekali pelatihan intensif selama dua hari pada 16–17 Desember. Materi pelatihan mencakup penyusunan company profile hingga optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran.
“Perkembangannya cukup signifikan. Peserta yang awalnya belum terbiasa memanfaatkan media sosial, kini sudah mampu mempresentasikan produk mereka dengan lebih percaya diri dan terstruktur,” katanya.
Menurut Safrizal, 20 UMKM binaan tersebut berasal dari berbagai bidang usaha, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, minuman, hingga produk kebersihan. Meski ada kesamaan jenis usaha, masing-masing UMKM memiliki keunggulan dan potensi yang berbeda.
“Kami menilai bukan hanya dari produknya, tapi juga dari kebersihan proses produksi, kelengkapan legalitas, hingga konsistensi kualitas. Dengan pendampingan yang tepat, mereka memiliki peluang besar untuk naik kelas,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, setiap UMKM terpilih diberikan ruang untuk mempresentasikan dan memperkenalkan produknya secara langsung kepada jajaran United Tractors. Usai penandatanganan MoU, Stephen turut menyerahkan perlengkapan pendukung berupa alat booth untuk menunjang aktivitas promosi para pelaku UMKM.
Sementara itu, Stephen menegaskan bahwa program kemitraan ini merupakan wujud komitmen United Tractors dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor UMKM.
“Kami ingin UMKM binaan ini tumbuh secara berkelanjutan dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian, termasuk dalam menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Stephen.
Ia menilai, kolaborasi antara perusahaan besar dan UMKM merupakan bagian penting dari pembangunan ekosistem ekonomi yang saling menopang.
“Tidak ada pihak yang bisa berjalan sendiri. Sinergi seperti ini diharapkan terus terjaga, bahkan ke depan UMKM binaan berpeluang menjadi mitra strategis maupun bagian dari rantai bisnis United Tractors,” katanya.
Stephen menambahkan, program pembinaan terhadap 20 UMKM ini akan difokuskan minimal selama satu tahun ke depan. Jika menunjukkan hasil yang positif, United Tractors membuka peluang untuk memperluas cakupan program dengan melibatkan UMKM lainnya.
“Tahap awal kami fokuskan pada 20 UMKM ini. Evaluasi akan terus dilakukan, dan bila hasilnya baik, kami siap memperluas program agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” pungkas Stephen.















