Jakarta – Bisnispos.com Katib Syuriyah MWCNU Senen menyampaikan keberatan terhadap pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Jakarta Pusat yang diselenggarakan di PBNU. Menurutnya, konferensi tetap dilaksanakan meskipun hanya terdapat dua surat mandat kepesertaan yang ditandatangani secara lengkap.
Dalam keterangannya, ia menyatakan bahwa dari delapan MWCNU di Jakarta Pusat, hanya dua mandat yang dinilainya memenuhi kelengkapan tanda tangan pengurus sebagaimana mestinya.
Sementara itu, enam MWCNU yang menurutnya tidak memiliki mandat dengan tanda tangan lengkap adalah:
MWCNU Kemayoran: mandat tidak ditandatangani oleh Rois Syuriyah dan Sekretaris.
MWCNU Cempaka Putih: mandat tidak ditandatangani oleh Ketua Tanfidziyah dan Katib Syuriyah.
MWCNU Sawah Besar: mandat tidak ditandatangani oleh Ketua Tanfidziyah dan Katib Syuriyah.
MWCNU Senen: mandat tidak ditandatangani oleh Katib Syuriyah.
MWCNU Gambir: mandat tidak ditandatangani oleh Rois Syuriyah.
MWCNU Tanah Abang: mandat tidak ditandatangani oleh Ketua Tanfidziyah dan Sekretaris.
Menurut Katib Syuriyah MWCNU Senen, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian sebelum Konfercab dilanjutkan.
“Kami menilai persoalan mandat kepesertaan ini perlu diselesaikan terlebih dahulu. Ketika hanya dua mandat yang lengkap, tetapi konferensi tetap berjalan, tentu hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan pengurus MWCNU,” ujarnya.
Ia berharap persoalan administrasi kepesertaan dapat dijelaskan secara terbuka melalui mekanisme organisasi agar tidak menimbulkan polemik di kalangan warga Nahdlatul Ulama.
Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menyelesaikan perbedaan pandangan melalui forum yang diatur dalam AD/ART dan Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama, dengan tetap menjaga ukhuwah dan marwah organisasi.















