Menu

Mode Gelap

Bisnis · 1 Dec 2025 08:16 WIB ·

Budayantara Dukung Bolu Chiffon Manja Pemasaran Produk Dengan Pendekatan Budaya Banyumas


 Budayantara Dukung Bolu Chiffon Manja Pemasaran Produk Dengan Pendekatan Budaya Banyumas Perbesar

Purwokerto,– Budayantara.tv Gelaran Grand Final Pemilihan Kakang Mbekayu Duta Wisata Banyumas 2025, yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Minggu (30/11/2025), menghadirkan suasana berbeda. Tak hanya menampilkan para finalis terbaik, sorotan publik juga tertuju pada deretan booth UMKM yang berdiri di sudut pintu masuk acara. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Bolu Chiffon Manja, sebuah produk kuliner lokal yang ternyata merupakan karya dari alumni Kakang Mbekayu Banyumas.

Dari Dunia Duta Wisata ke Dunia Kuliner

Produk unggulan ini merupakan bagian dari usaha Sari Asian Food milik Diana Lyntusari, sosok yang kini konsisten memperkenalkan cita rasa Banyumas melalui kue chiffon yang lembut dan khas. Menurut Diana, Bolu Chiffon Manja tidak hanya digemari masyarakat umum, tetapi juga membuka peluang usaha bagi siapa pun yang ingin memulai bisnis kuliner.

“Bolu Chiffon Manja memang diminati semua kalangan. Kue ini bisa menjadi peluang usaha dan kami ingin semakin banyak orang merasakan serta mengenal cita rasanya,” ujar Diana.

Sentuhan Budaya Banyumas dalam Setiap Kotak

Masdjo Arifin dari Budayantara saat mendengarkan alesan Banu pemilik Bolu Chiffon Manja dengan menyertakan Literasi budaya lokal dalam kotak kemasan cukup membuat kita mendukung atas sadar budaya yang dimiliki beliau.Salah satu hal yang membuat Bolu Chiffon Manja tampil berbeda adalah konsep budaya yang disisipkan dalam kemasannya. Kotak kue tersebut memuat ilustrasi Tarian Lengger, salah satu ikon seni tradisi Banyumas yang sarat filosofi dan menjadi identitas daerah.

Pendekatan ini tidak hanya memperindah tampilan, tetapi juga menjadi upaya memperkenalkan budaya Banyumas kepada lebih banyak orang melalui media kuliner.

“Kami ingin Bolu Chiffon Manja tidak sekadar kue, tetapi juga pengalaman budaya. Dengan identitas Lengger, kami berharap produk ini menjadi oleh-oleh khas Banyumas yang mudah dikenang,” ungkap Diana.

Menuju Oleh-Oleh Khas Banyumas

Dengan perpaduan kualitas rasa, kreativitas usaha, dan sentuhan budaya lokal, Bolu Chiffon Manja dinilai memiliki potensi besar menjadi salah satu ikon oleh-oleh dari Banyumas. Kehadirannya di ajang Kakang Mbekayu 2025 menjadi momentum penting untuk semakin memperluas jangkauan pemasarannya.

Bagi masyarakat yang ingin mencicipi, pembelian dapat dilakukan langsung di outlet yang berlokasi di Desa Sidabowa, no 17 RT.4/RW.4, kecamatan Patikraja, kabupaten Banyumas. Informasi dan pemesanan juga tersedia melalui akun Instagram @manjachiffon. Untuk pelanggan luar kota, produk dapat dipesan melalui layanan pengiriman Paxel sehingga tetap dapat dinikmati di berbagai daerah.**

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Di Bawah Danantara, PNM Buka Jalan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA/SMK dari Keluarga Prasejahtera

8 July 2026 - 12:52 WIB

Eddy Soeparno Ingatkan Ekspor Listrik Jangan Rugikan Indonesia

8 July 2026 - 12:48 WIB

Dewan Kesenian Banyumas Buka Pendaftaran Pemilihan Ratu Kebaya dan Batik Kasual Trendy Anak 2026

3 July 2026 - 15:28 WIB

Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro: Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

2 July 2026 - 18:07 WIB

1.590 Anak Nasabah PNM Terima Beasiswa, Membuka Mimpi dari Keluarga Prasejahtera

2 July 2026 - 18:01 WIB

Silaturahmi Bersama DPD Jakarta Timur, Ketum B8C Tekankan Aksi Nyata untuk Masyarakat

2 July 2026 - 17:57 WIB

Trending di News