Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 2 Jul 2026 18:01 WIB ·

1.590 Anak Nasabah PNM Terima Beasiswa, Membuka Mimpi dari Keluarga Prasejahtera


 1.590 Anak Nasabah PNM Terima Beasiswa, Membuka Mimpi dari Keluarga Prasejahtera Perbesar

 

Banyuwangi, – Bisnispos.com Kesulitan ekonomi masih menjadi salah
1.590 Anak Nasabah PNM Terima Beasiswa, Membuka Mimpi dari Keluarga Prasejahtera
BANYUWANGI, 26 Juni 2026 – Kesulitan ekonomi masih menjadi salah satu penghambat anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk melanjutkan pendidikan. UNICEF mencatat sekitar 4,3 juta anak dan remaja usia 7–18 tahun di Indonesia masih berada di luar sekolah, dengan risiko lebih tinggi dialami anak dari keluarga miskin, penyandang disabilitas, dan anak di wilayah tertinggal. Sementara itu, Susenas 2025 yang disampaikan Kemendikdasmen mencatat alasan anak tidak sekolah antara lain karena tidak ada biaya sebesar 20,35 persen.
Di tengah tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di bawah naungan Danantara Indonesia mengumumkan penerima PNM Scholarship Tahun 2026. Program ini diberikan kepada putra-putri berprestasi dari nasabah aktif Mekaar dan ULaMM sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan keluarga nasabah. Secara nasional, sebanyak 1.590 anak nasabah PNM menerima beasiswa pendidikan, mulai dari jenjang SD, SLB, hingga perguruan tinggi.
Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, Direktur Utama PNM, Kindaris, menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu jalan penting untuk membuka kesempatan yang lebih baik bagi keluarga prasejahtera. “PNM percaya setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui PNM Scholarship, kami ingin hadir mendampingi keluarga nasabah tidak hanya dalam usaha, tetapi juga dalam menjaga harapan anak-anak mereka,” ujar Kindaris.
Program ini juga menunjukkan bahwa pemberdayaan PNM tidak hanya berhenti pada nasabah sebagai pengusaha ultra mikro, tetapi turut menjangkau anggota keluarganya. Melalui dukungan pendidikan bagi anak-anak nasabah, PNM berupaya memperluas manfaat pemberdayaan agar keluarga prasejahtera tidak hanya memiliki usaha yang terus bertumbuh, tetapi juga harapan yang lebih besar bagi masa depan generasi berikutnya.

Rasa syukur turut disampaikan Sinta Ratnasari, nasabah Unit Mekaar Kabat 2 Banyuwangi, yang anaknya, Efi Adelya Rachma, siswa kelas 8 SLB, menjadi salah satu penerima beasiswa. “Saya
kaget sekaligus terharu waktu diberi tahu anak saya mendapat beasiswa. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sekolahnya. Terima kasih banyak untuk PNM, semoga PNM semakin sukses, semakin lancar, dan terus membawa kebaikan untuk banyak keluarga seperti kami,” ujarnya penghambat anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk melanjutkan pendidikan. UNICEF mencatat sekitar 4,3 juta anak dan remaja usia 7–18 tahun di Indonesia masih berada di luar sekolah, dengan risiko lebih tinggi dialami anak dari keluarga miskin, penyandang disabilitas, dan anak di wilayah tertinggal. Sementara itu, Susenas 2025 yang disampaikan Kemendikdasmen mencatat alasan anak tidak sekolah antara lain karena tidak ada biaya sebesar 20,35 persen.
Di tengah tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di bawah naungan Danantara Indonesia mengumumkan penerima PNM Scholarship Tahun 2026. Program ini diberikan kepada putra-putri berprestasi dari nasabah aktif Mekaar dan ULaMM sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan keluarga nasabah. Secara nasional, sebanyak 1.590 anak nasabah PNM menerima beasiswa pendidikan, mulai dari jenjang SD, SLB, hingga perguruan tinggi.
Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, Direktur Utama PNM, Kindaris, menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu jalan penting untuk membuka kesempatan yang lebih baik bagi keluarga prasejahtera. “PNM percaya setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui PNM Scholarship, kami ingin hadir mendampingi keluarga nasabah tidak hanya dalam usaha, tetapi juga dalam menjaga harapan anak-anak mereka,” ujar Kindaris.
Program ini juga menunjukkan bahwa pemberdayaan PNM tidak hanya berhenti pada nasabah sebagai pengusaha ultra mikro, tetapi turut menjangkau anggota keluarganya. Melalui dukungan pendidikan bagi anak-anak nasabah, PNM berupaya memperluas manfaat pemberdayaan agar keluarga prasejahtera tidak hanya memiliki usaha yang terus bertumbuh, tetapi juga harapan yang lebih besar bagi masa depan generasi berikutnya.

Rasa syukur turut disampaikan Sinta Ratnasari, nasabah Unit Mekaar Kabat 2 Banyuwangi, yang anaknya, Efi Adelya Rachma, siswa kelas 8 SLB, menjadi salah satu penerima beasiswa. “Saya
kaget sekaligus terharu waktu diberi tahu anak saya mendapat beasiswa. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sekolahnya. Terima kasih banyak untuk PNM, semoga PNM semakin sukses, semakin lancar, dan terus membawa kebaikan untuk banyak keluarga seperti kami,” ujarnya

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro: Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

2 July 2026 - 18:07 WIB

Silaturahmi Bersama DPD Jakarta Timur, Ketum B8C Tekankan Aksi Nyata untuk Masyarakat

2 July 2026 - 17:57 WIB

Purwokerto Wedding Expo 2026 Suguhkan Atraksi Calengsai, Angkat Harmoni Budaya Banyumas dan Tionghoa

2 July 2026 - 13:13 WIB

Permohonan Pembatalan Konfercab PCNU Jakarta Pusat Resmi Diserahkan ke Majelis Tahkim PBNU

2 July 2026 - 11:30 WIB

5 Abad Jakarta Menuju Kota Global Mendunia

30 June 2026 - 13:40 WIB

Hanya Dua Mandat Lengkap, Konfercab Tetap Dilanjutkan

29 June 2026 - 16:28 WIB

Trending di News