Menu

Mode Gelap

News · 5 Mar 2023 06:16 WIB ·

Apresiasi negara terhadap guru madrasah minim. Padahal peran tanggungjawab sangat besar


 Apresiasi negara terhadap guru madrasah minim. Padahal peran tanggungjawab sangat besar Perbesar

Jakarta – Pengurus Wilayah Persatuan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PW PGMNI) mengadakan pelantikan dewan pengurus provinsi DKI Jakarta masa bakti 2023-2028 sekaligus Seminar Pendidikan dengan tema “Pembelajaran Aktif dalam Implementasi Kurikulum Merdeka” di Jakarta, Sabtu (04/03/2023)

Guru madrasah dalam perspektif masyarakat menuntut peran dan tingkat kealiman yang lebih tinggi dibanding guru profesional pada umumnya, lebel madrasah menuntut guru madrasah mampu menjadi teladan,mampu berperan melayani keagamaan atau dengan kata lain apapun guru mata pelajaran di madrasah harus mampu memiliki profesional plus.

Keluhan dari para guru hampir sama, bagaimana kesejahteraan guru yang minim. Upah mengajar berkisar Rp 5.000 perjam, padahal tuntutan dan tanggung jawab sangat besar. Jelas itu tidak mencukupi untuk membiayai keluarganya, tetapi meski dengan kondisi seperti itu para guru tetap menjalani tugas dan tanggung jawab dengan penuh semangat seolah tidak ada masalah dalam dirinya dengan tetap tersenyum.

Syaifuddin, ME, yang akrab dikenal Gus Syaifuddin, Didampingi Ketum PB PGMNI H. Heri Purnama, M. Pd dan Ketua PW PGMNI DKI Jakarta Siti Ruchana, M. Pi. hadir di acara pelantikan dan Seminar Pendidikan, Pengurus Wilayah Persatuan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PW PGMNI) DKI Jakarta.

“Peran serta guru Madrasah sebagai ujung tombak keberhasilan pendidikan sangat menentukan untuk mengantisipasi pergeseran yang terjadi pada masyarakat oleh pengaruh kehidupan barat, pendidikan di madrasah merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan,” Ujarnya.

Peran guru madrasah sangat penting dalam dunia pendidikan Islam karena selain dituntut memberikan pendidikan karakter dan menjadi contoh karakter yang baik bagi anak didiknya di madrasah. Namun peghargaan terhadap guru madrasah juga hal terpenting dan selalu menjadi perhatian kepala sekolah maupun lembaga terkait kedepannya.

“Bahwa peran guru madrasah sangat mulia. Dimana guru madrasah mengantarkan anak didik tidak hanya punya kemampuan intelektual seperti pelajaran umum tapi menyiapkan dalam hal moralitas dan akhlak yang mulia dan spiritualitas. Oleh karena itu pemerintah dan negara tidak boleh mengabaikan dan memandang sebelah mata. Perlakuan negara harus sama dengan guru-guru pada sekolah umum, kesejahteraan harus diperhatikan,” Ucap Syaifuddin,ME.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Lebih dari Modal Usaha, PNM Bantu Wujudkan Mimpi Anak Nasabah Lewat Bantuan Pendidikan

29 August 2026 - 08:16 WIB

Jelang Aksi 27 Agustus, IKB Jabodetabek Serukan Warga Tak Mudah Terprovokasi

25 August 2026 - 17:35 WIB

Budaya Menjadi Jembatan Kemanusiaan, Renee Partina Hadiri Pameran “Living the War: Children”

24 August 2026 - 17:10 WIB

Untuk Indonesia: Ketika Seni Budaya Nusantara Menjadi Kekuatan Kemanusiaan bagi Anak Penyintas Kanker

24 August 2026 - 10:00 WIB

Diplomasi Budaya Nusantara Menembus Timur Tengah, BMDN Perkuat Jembatan Indonesia–Suriah

20 August 2026 - 10:18 WIB

Sendratari Smara Jati Hidupkan Malam di Sigandul View Temanggung, Sanggar Puspita Sakanti Bawa Kisah Ramayana

16 August 2026 - 23:49 WIB

Trending di Budaya