Menu

Mode Gelap

Entertainment · 2 Jul 2026 13:13 WIB ·

Purwokerto Wedding Expo 2026 Suguhkan Atraksi Calengsai, Angkat Harmoni Budaya Banyumas dan Tionghoa


 Purwokerto Wedding Expo 2026 Suguhkan Atraksi Calengsai, Angkat Harmoni Budaya Banyumas dan Tionghoa Perbesar

 

Purwokerto – Bisnispos.com urwokerto Wedding Expo 2026 resmi digelar di Rita Supermall Purwokerto pada 1–5 Juli 2026. Pameran yang diselenggarakan oleh Pita Merah Wedding & Event Organizer ini menghadirkan beragam hiburan, mulai dari pertunjukan seni budaya, fashion show, live music, hingga berbagai kompetisi yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

Pembukaan expo pada Rabu (1/7/2026) berlangsung meriah melalui Cloud Nine Super Show Orchestra – International Wedding. Pertunjukan spektakuler tersebut menyajikan live orchestra, musical theater, tarian kolaboratif, parade, serta berbagai atraksi hiburan yang dipandu oleh MC bersama The Juno Orchestra, Simani3S x Omah Karnaval, dan Susy Enterprise.

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian pengunjung adalah Calengsai, sebuah kesenian hasil akulturasi budaya Banyumas dan Tionghoa yang memadukan unsur Calung, Lengger, dan Barongsai. Pertunjukan ini menghadirkan perpaduan gerak, musik tradisional, dan semangat kebersamaan yang mendapat sambutan hangat dari para pengunjung.

Calengsai lahir dari proses panjang perjumpaan dua budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Di tengah derasnya arus modernisasi, kesenian ini menjadi bukti bahwa tradisi mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai budaya yang diwariskan.

Sebagai daerah yang kaya akan seni tradisional, Banyumas dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya. Meski demikian, tantangan berupa minimnya regenerasi pelaku seni dan terbatasnya ruang ekspresi masih menjadi pekerjaan rumah. Karena itu, kolaborasi antara pelaku seni, dunia usaha, dan penyelenggara acara menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Perwakilan Sanggar Seni Panginyongan, Randhi Haryaningtyastomo, mengatakan kolaborasi dalam Purwokerto Wedding Expo 2026 memberikan ruang baru bagi seniman lokal untuk tampil sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Banyumas kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kolaborasi seperti ini membuka peluang baru bagi para seniman lokal untuk terlibat aktif dalam ekosistem ekonomi kreatif. Seni tradisi tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi media pelestarian budaya,” ujar Randhi kepada awak media, Rabu (1/7/2026).

Selama lima hari penyelenggaraan, Purwokerto Wedding Expo 2026 menghadirkan tema acara yang berbeda setiap harinya, sehingga memberikan pengalaman baru bagi para pengunjung. Selain menjadi ajang promosi bagi pelaku industri pernikahan, expo ini juga menjadi panggung kolaborasi seni, budaya, musik, dan fashion yang memperkaya khasanah hiburan masyarakat Banyumas dan sekitarnya.

Melalui penyelenggaraan ini, Purwokerto Wedding Expo 2026 diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan industri pernikahan, tetapi juga memperkuat eksistensi seni budaya lokal sebagai bagian dari identitas Banyumas yang terus berkembang di tengah masyarakat modern.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro: Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

2 July 2026 - 18:07 WIB

1.590 Anak Nasabah PNM Terima Beasiswa, Membuka Mimpi dari Keluarga Prasejahtera

2 July 2026 - 18:01 WIB

Silaturahmi Bersama DPD Jakarta Timur, Ketum B8C Tekankan Aksi Nyata untuk Masyarakat

2 July 2026 - 17:57 WIB

Permohonan Pembatalan Konfercab PCNU Jakarta Pusat Resmi Diserahkan ke Majelis Tahkim PBNU

2 July 2026 - 11:30 WIB

5 Abad Jakarta Menuju Kota Global Mendunia

30 June 2026 - 13:40 WIB

Hanya Dua Mandat Lengkap, Konfercab Tetap Dilanjutkan

29 June 2026 - 16:28 WIB

Trending di News