Menu

Mode Gelap

Budaya · 16 Aug 2026 23:49 WIB ·

Sendratari Smara Jati Hidupkan Malam di Sigandul View Temanggung, Sanggar Puspita Sakanti Bawa Kisah Ramayana


 Sendratari Smara Jati Hidupkan Malam di Sigandul View Temanggung, Sanggar Puspita Sakanti Bawa Kisah Ramayana Perbesar

 

Temanggung – Bisnispos.com Di tengah geliat kesenian tradisional yang semakin semarak di Kabupaten Temanggung, Sanggar Tari Puspita Sakanti kembali menghadirkan pertunjukan yang memadukan seni, budaya, dan pariwisata. Kali ini, sanggar yang dipimpin Endah Palupi Puspitasari, S.Sn., dari Sanggrahan, Kecamatan Kranggan, Temanggung, mementaskan sendratari bertajuk “Smara Jati” di Sigandul View, Kecamatan Kledung.

Pertunjukan tersebut digelar melalui kolaborasi Sanggar Tari Puspita Sakanti dengan Sigandul View Coffee Resto & Villa, milik Haji Triyanto bersama Ibu Retno Ristiyani. Pementasan semakin hidup dengan dukungan MC Diyah Indriadewi.

Mengangkat kisah yang bersumber dari Ramayana, Smara Jati dikemas dalam format sendratari berdurasi pendek. Meski sederhana dari sisi durasi, pertunjukan tersebut mampu menghadirkan atmosfer dramatik sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tradisional kepada masyarakat dan wisatawan.

Bagi Sanggar Tari Puspita Sakanti, pementasan ini bukan kali pertama mereka tampil di Sigandul View. Smara Jati menjadi pertunjukan ketiga yang mereka hadirkan di destinasi wisata tersebut.

Kolaborasi bermula dari perbincangan antara Endah Palupi dengan owner Sigandul View yang kemudian diteruskan kepada manajemen, termasuk Sdr. Panggung Widada. Dari komunikasi tersebut lahirlah gagasan menjadikan kawasan wisata sebagai ruang pertunjukan seni tradisional.

Pementasan pertama digelar pada 1 Januari 2026 dengan judul S’mara Jati. Kemudian pada Juli 2026, Sanggar Puspita Sakanti kembali tampil melalui pertunjukan bertajuk Tulah S’mara. Antusiasme masyarakat di media sosial terhadap pertunjukan sebelumnya kemudian mendorong sanggar untuk kembali menghadirkan S’mara Jati pada 15 Agustus 2026.

Respons penonton pun sangat positif.

Pementasan malam itu semakin istimewa dengan kehadiran Bupati Temanggung Panca Dewi, Camat Kledung Sumarlinah, S.Sos., serta sejumlah pejabat lainnya.

Endah Palupi Puspitasari mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang memenuhi malam pertunjukan.

«“Saya pribadi sangat bombong dengan antusias penonton di malam Minggu. Tentunya ini merupakan hal baru dengan adanya pementasan di Sigandul View yang berada di Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung,” ujarnya.»

Menurut Endah, keberadaan pertunjukan seni di kawasan wisata tidak hanya menjadi hiburan bagi pengunjung. Lebih jauh, panggung tersebut menjadi ruang bagi anak-anak sanggar untuk berani tampil, berekspresi, sekaligus belajar menjaga warisan budaya.

Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus dikembangkan dan ke depan sendratari bisa menjadi agenda rutin di Sigandul View, baik bulanan maupun mingguan.

“Semoga ke depannya bisa menjadi agenda rutin bulanan ataupun mingguan. Karena kegiatan ini juga menjadi wadah bagi anak-anak sanggar kami untuk bisa berekspresi dan tetap melestarikan budaya tradisional, khususnya di Kota Temanggung tercinta,” katanya.

Pementasan Smara Jati sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak harus berlangsung di gedung pertunjukan formal. Destinasi wisata seperti Sigandul View dapat menjadi panggung alternatif yang mempertemukan seniman, masyarakat, wisatawan, dan generasi muda dalam satu ruang kebudayaan.

Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus hiburan digital, langkah Sanggar Tari Puspita Sakanti menjadi pengingat bahwa seni tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat ketika dikemas secara kreatif dan ditempatkan di ruang yang dekat dengan publik.

Pertemuan antara seni tradisi dan pariwisata inilah yang berpotensi menjadi kekuatan baru bagi Temanggung membuat budaya tidak sekadar dikenang, tetapi terus dipentaskan, dinikmati, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Terima kasih tak terhingga kami haturkan untuk semua yang membantu dan mendukung terwujudnya acara ini. Salam budaya, lestari budayaku,” pungkas Endah.

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Gus Syaifuddin Mainkan Peran Strategis, Bedah Buku Mbah Wahab Jadi Panggung Membaca Masa Depan NU

16 August 2026 - 17:43 WIB

Dari Teror Rentenir Ibu Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga

13 August 2026 - 16:16 WIB

Saat Budaya Menjadi Senjata Pamungkas Membangun Identitas Bangsa

12 August 2026 - 16:25 WIB

Menko PM Lihat Langsung Dampak Pemberdayaan PNM di Gresik

9 August 2026 - 04:24 WIB

DPC Jakarta Selatan PRI Meriahkan HUT Ke-1 Partai Rakyat Indonesia, Teguhkan Semangat Mengabdi untuk Negeri

8 August 2026 - 04:05 WIB

BBPPMPV Seni dan Budaya Gembleng Instruktur Tari dari Berbagai Daerah, Sendratari “Satra” Siap Tampil Sebagai Puncak Kolaborasi Nasional

8 August 2026 - 00:08 WIB

Trending di Budaya