Jakarta, – Bisnispos.com PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan penguatan kinerja dan tata kelola sejak bergabung dalam ekosistem Danantara. Transformasi positif tersebut tidak hanya tercermin dari sisi kelembagaan, tetapi juga semakin luasnya manfaat yang dirasakan masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro di berbagai daerah Indonesia.
Hingga pertengahan 2026, PNM telah melayani 23,1 juta nasabah, menjadikannya salah satu lembaga pemberdayaan dan pembiayaan perempuan prasejahtera terbesar di dunia. Capaian tersebut mempertegas komitmen perusahaan dalam membuka akses permodalan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi perempuan.
Seiring dukungan Danantara, PNM terus memperkuat penyajian informasi berbasis data dan fakta lapangan yang akurat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang lebih baik sehingga seluruh proses bisnis dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan.
Tidak hanya fokus pada pembiayaan, PNM juga menjaga kualitas layanan agar semakin tepat sasaran dan mampu mendukung keberlangsungan usaha para nasabah. Berbagai program pendampingan terus diperkuat, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, pembinaan kelompok, hingga pengembangan kepercayaan diri perempuan prasejahtera agar mampu mandiri dan berdaya saing.
Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, , mengapresiasi peningkatan kinerja BUMN, termasuk PNM, yang dinilai berhasil melampaui target. Menurutnya, pencapaian tersebut berjalan seiring dengan semangat transparansi informasi yang terus didorong oleh Danantara dan BP BUMN.
Sementara itu, Direktur Utama PNM, , menegaskan bahwa dukungan Danantara menjadi faktor penting dalam memperkuat upaya pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.
“Bagi kami, pertumbuhan bukan semata tentang angka, tetapi tentang semakin banyak perempuan prasejahtera yang memiliki kesempatan untuk bangkit, berusaha, dan memperbaiki kehidupan keluarganya,” ujar Kindaris.
Melalui semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, manfaat program PNM semakin dirasakan oleh perempuan pelaku usaha subsisten, terutama di wilayah pedesaan. Perluasan layanan hingga ke daerah pelosok dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi bukti komitmen PNM bersama Danantara dalam menghadirkan akses pembiayaan dan pemberdayaan yang lebih inklusif.
Menurut Kindaris, PNM ingin memastikan bahwa manfaat pemberdayaan dapat hadir melalui tata kelola yang semakin baik, kualitas penyaluran yang lebih terukur, serta pendekatan yang tetap dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, kesenjangan akses pembiayaan dan pendampingan usaha antara masyarakat perkotaan dan wilayah terpencil dapat terus diperkecil.
Dengan penguatan sinergi bersama Danantara, PNM optimistis dapat terus memperluas jangkauan layanan dan menghadirkan harapan baru bagi jutaan perempuan Indonesia untuk tumbuh, mandiri, dan menjadi penggerak ekonomi keluarga maupun daerah.(Kelana Peterson)














