Menu

Mode Gelap

Health · 5 Jan 2023 05:09 WIB ·

Waspada Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) Jelang Musim Hujan, Ini Cara Mencegahnya


 Ilustrasi Nyamuk Demam Berdarah Perbesar

Ilustrasi Nyamuk Demam Berdarah

Jakarta, Bisnispos.com — Waspada bahaya DBD musim hujan. Musim hujan tengah mengguyur Jakarta dan wilayah lainnya di Indonesia.
Tak hanya mengganggu masyarakat dengan hadirnya banjir, hal ini juga meningkatkan risiko penyebaran penyakit penyerta musim hujan seperti demam berdarah dengue (DBD).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menyebut banjir secara tidak langsung dapat menyebabkan peningkatan penyakit yang ditularkan melalui vektor atau hewan pembawa penyakit seperti nyamuk, lalat, kutu, ular, dan tikus.

Hujan deras dan banjir mungkin terlihat bisa mengusir perkembangbiakan nyamuk, namun hewan pengisap itu akan muncul kembali saat air surut. Air yang menggenang karena hujan atau meluapnya sungai dapat menjadi surga bagi nyamuk untuk berkembang biak dengan leluasa.

Apalagi, nyamuk bisa menyebarkan berbagai penyakit, salah satunya DBD. Ini bahaya DBD musim hujan.

Melansir laman resmi Dinas Kesehatan Jakarta, DBD merupakan salah satu penyakit menular, yang penyebarannya terjadi melalui vektor atau perantara yaitu nyamuk Aedes aegypti.

Baca Juga: Kira-kira siapa Sosok Pemilik Kopi Kapal Api yang Mendunia!

Kondisi geografis dan iklim di Indonesia yaitu memiliki musim hujan dan kemarau rupanya sesuai untuk perkembangbiakan nyamuk satu ini. Apalagi, di saat musim hujan seperti sekarang, banyak sekali ditemukan genangan-genangan air yang menjadi media nyamuk bertelur.

Nyamuk ini biasanya menyerang di siang dan petang hari, baik di dalam maupun di luar rumah. Nyamuk Aedes berkembang biak di air yang tergenang dan jarang terbang menjauh lebih dari 200 meter dari tempat berkembang biak.

Demam berdarah umumnya diawali oleh gejala munculnya demam secara mendadak yang disertai rasa nyeri, pegal, sakit kepala, dan juga mual. Jika demam menetap hingga dua atau tiga hari, pasien disarankan untuk segera memeriksakan diri. Pemeriksaan dini harus segera dilakukan agar dapat ditangani dengan cepat.

Selain menjaga kebersihan lingkungan yang tepat, beberapa cara lain juga dapat dilakukan untuk mencegah DBD. Berikut di antaranya.

1. Pakai baju tertutup

Untuk mengurangi jumlah kulit yang terpapar gigitan nyamuk Aedes aegypti, kenakan pakaian tertutup seperti celana panjang, kemeja lengan panjang, dan kaus kaki. Anda juga boleh mengenakan topi saat melakukan perjalanan ke daerah berisiko.

2. Gunakan obat pengusir nyamuk

Gunakan obat pengusir nyamuk dengan konsentrasi sebanyak 10 persen diethyltoluamide (DEET). DEET dikenal sebagai obat anti-serangga yang paling efektif.

3. Jangan gunakan parfum

Sabun dan parfum dengan wangi menyengat umumnya sangat menarik perhatian nyamuk.

4. Jangan keluar di sore hari

Untuk menghindari nyamuk yang lalu lalang, cobalah untuk tidak berada di luar rumah saat sore hari hingga atau jelang matahari terbenam dan pagi hari atau setelah matahari terbit.

5. Hindari genangan air

Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di dalam genangan air. Memeriksa dan menghindari genangan air dapat membantu mengurangi risiko.

Menyimpan ember dengan posisi terbalik, mengurangi kadar air berlebih pada pot tanaman, hingga getol mengganti air dalam vas bunga bisa menjadi beberapa cara untuk mencegah bahaya DBD di musim hujan.

Sumber : CNN Indonesia

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

RS Zahirah Gencarkan Sosialisasi Satgas ZPKM Bersama Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Jagakarsa

26 June 2025 - 05:48 WIB

Jerat Brain Rot: Saat Internet Merusak Pikiran

28 December 2024 - 05:35 WIB

RS Islam Bogor Raih Akreditasi sebagai RS Syariah Pertama di Bogor

15 November 2024 - 13:34 WIB

Sugandi : Dukung Dan Jaga Posyandu Untuk Generasi Penerus Bangsa yang lebih baik

18 May 2024 - 14:13 WIB

5 Minuman Ini Bisa Bantu Hancurkan Batu Ginjal

29 December 2023 - 03:57 WIB

Ilustrasi. Air putih, salah satu minuman penghancur batu ginjal. (iStock/Pongtep Chithan)

Septia Zul Putra Jenguk Sahabat SZP Yang Sedang di Rawat RS Islam Jakarta

21 October 2023 - 06:47 WIB

Trending di Enterpreneur