Menu

Mode Gelap

Bisnis · 4 Jun 2025 08:08 WIB ·

Kolaborasi Polri dan Insan Perfilman: Mengejar Karya Hiburan dan Edukasi yang Berkualitas


 Kolaborasi Polri dan Insan Perfilman: Mengejar Karya Hiburan dan Edukasi yang Berkualitas Perbesar

Jakarta, – Bisnispos.Diskusi yang diprakarsai Divisi Humas Mabes Polri dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI) di Jakarta Selatan membuka jalur kerja sama Polri dengan industri film dalam menciptakan karya yang menghibur sekaligus mengedukasi masyarakat.

Dalam upaya membangun sinergitas antara institusi pemerintah dan industri perfilman, Badan Perfilman Indonesia (BPI) menginisiasi diskusi penting antara Production House dengan Divisi Humas Mabes Polri. Acara yang berlangsung di salah satu hotel di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (4/6/2025) ini membuka semangat baru yang diharapkan dapat memajukan industri film Tanah Air.

Diskusi kali ini mengangkat tema “Kolaborasi Polri dan Perfilman dalam mendukung film yang menghibur dan edukatif” dan dibuka secara resmi oleh Kadivhumas Mabas Polri Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho,S.I.K,S.H,M.Hum. yang dibacakan oleh Brigjen Pol Drs. S. Erlangga. Dalam sambutannya, Erlangga menekankan pentingnya keterbukaan informasi antara pihak Polri dan insan perfilman.

“Diharapkan kolaborasi ini menimbulkan keterbukaan informasi dengan pihak perfilman. Kami Polri dapat berkontribusi positif dalam mendorong terciptanya karya yang memiliki nilai edukatif dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” jelas Erlangga.

Gunawan Paggaru dari BPI pun menambahkan bahwa kolaborasi ini bukan hanya tentang meningkatkan produksi film, melainkan juga memanfaatkan film sebagai medium edukasi dan ekonomi kreatif. “Film sebagai medium edukasi dan ekonomi kreatif, peranan Polri dalam penegakkan hukum khususnya pembajakan film juga sangat penting,” ungkapnya.

Dari pihak kepolisian, Brigjen Pol.Agus Wijayanto, S. H, S.I
.K,M.H.selaku Karowabprov. Divisi Propam Polri.menyambut baik sinergitas ini. Ia berharap bahwa keterbukaan dengan insan perfilman akan memaksimalkan peranan Divisi Propam (Profesi dan Pengamanan) Polri di lapangan. “Peran Propam akan lebih optimal dengan bantuan dari insan perfilman terkait proses yang dibutuhkan internal Polri,” tandasnya.

Menutup acara, Dr.Naswardi,M.M,M.E.Ketua Badan Sensor Film (LSF) Indonesia menyampaikan harapannya agar kehadiran LSF dapat mempermudah dan mempercepat proses penertiban surat sensor film. “LSF berkomitmen untuk membudayakan menonton film sesuai klasifikasi tayangan serta memajukan ekosistem film ke depan,” tutupnya.

Diskusi ini dihadiri pula perwakilan dari KFT Indonesia,diharapkan menjadi langkah awal yang kokoh bagi kerja sama yang lebih luas antara Polri dan industri perfilman Indonesia. Dengan demikian, industri film Tanah Air dapat terus berkembang, tak hanya sebagai hiburan, namun juga sebagai alat edukasi dan pembentuk karakter bangsa.(Masdjo)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Budaya Menjadi Jembatan Kemanusiaan, Renee Partina Hadiri Pameran “Living the War: Children”

24 August 2026 - 17:10 WIB

Untuk Indonesia: Ketika Seni Budaya Nusantara Menjadi Kekuatan Kemanusiaan bagi Anak Penyintas Kanker

24 August 2026 - 10:00 WIB

Diplomasi Budaya Nusantara Menembus Timur Tengah, BMDN Perkuat Jembatan Indonesia–Suriah

20 August 2026 - 10:18 WIB

Sendratari Smara Jati Hidupkan Malam di Sigandul View Temanggung, Sanggar Puspita Sakanti Bawa Kisah Ramayana

16 August 2026 - 23:49 WIB

Gus Syaifuddin Mainkan Peran Strategis, Bedah Buku Mbah Wahab Jadi Panggung Membaca Masa Depan NU

16 August 2026 - 17:43 WIB

Dari Teror Rentenir Ibu Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga

13 August 2026 - 16:16 WIB

Trending di Ekonomi