Menu

Mode Gelap

Bisnis · 3 Aug 2023 06:25 WIB ·

Viral Ucapan Rocky Gerung Dianggap Hina Jokowi, Gus Syaifuddin : Etika Adab Perlu Dalam Kritik


 Viral Ucapan Rocky Gerung Dianggap Hina Jokowi, Gus Syaifuddin : Etika Adab Perlu Dalam Kritik Perbesar

Oleh : Gus Syaifuddin
Ketua PCNU Jakarta Pusat

Jakarta ,- Bisnispos.Berbicara dengan menggunakan bahasa yang santun merupakan suatu realita perilaku secara urgen yang harus dilakukanoleh setiap individu dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Beda Kritik dengan Hina
Dalam penjelasan RUU KUHP juga disebutkan, yang dimaksud dengan ‘menyerang kehormatan atau harkat dan martabat diri’ pada dasarnya merupakan penghinaan yang menyerang nama baik atau harga diri Presiden atau Wakil Presiden di muka umum, termasuk menista dengan surat, memfitnah, dan menghina dengan tujuan memfitnah. Ketentuan ini tidak dimaksudkan untuk meniadakan atau mengurangi kebebasan mengajukan kritik ataupun pendapat yang berbeda atas kebijakan pemerintah.

Pernyataan Rocky Gerung yang dinilai menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbuntut panjang. Rocky Gerung kini resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Pelapor dalam hal ini Relawan Indonesia Bersatu (RIB) melaporkan Rocky Gerung atas dugaan penyebaran ujaran kebencian. Rocky Gerung juga dianggap telah menyebarkan berita bohong atas pernyataannya itu.

Menyikapi polemik Rocky Gerung saat ini perlu kita cermati adalah Penghinaan pada hakikatnya merupakan perbuatan yang sangat tercela, jika dilihat dari berbagai aspek antara lain moral, agama, nilai-nilai kemasyarakatan, dan nilai-nilai hak asasi manusia atau kemanusiaan, karena menyerang/merendahkan martabat kemanusiaan (menyerang nilai universal), oleh karena itu, secara teoretik dipandang sebagai rechtsdelict, intrinsically wrong, mala per se, dan oleh karena itu pula dilarang (dikriminalisir) di berbagai negara.

Presiden Joko Widodo enggan menanggapi serius penghinaan yang disampaikan akademisi Rocky Gerung terhadap dirinya.Presiden pun lebih memilih untuk fokus bekerja daripada menanggapi hinaan itu

Hendaknya kedepan Mengoreksi atau mengkritik orang lain saat melakukan kesalahan adalah hal yang sangat lumrah. Bagi makhluk sosial, manusia sangat membutuhkan kritik orang lain untuk perkembangan dirinya menuju arah yang lebih baik, tetapi seringkali penyampaian kritik dilakukan secara sembarangan sehingga berpotensi menyudutkan bahkan menyakiti perasaan orang lain.etika yang benar dalam menyampaikan kritik kepada orang lain. Baik dikritik atau mengkritik, keduanya adalah hal yang lumrah terjadi. Tugas kita sebagai manusia adalah untuk saling mengingatkan dengan etika yang baik, lalu menerima kritik dengan hati terbuka dan lapang dada.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Lebih dari Modal Usaha, PNM Bantu Wujudkan Mimpi Anak Nasabah Lewat Bantuan Pendidikan

29 August 2026 - 08:16 WIB

Jelang Aksi 27 Agustus, IKB Jabodetabek Serukan Warga Tak Mudah Terprovokasi

25 August 2026 - 17:35 WIB

Budaya Menjadi Jembatan Kemanusiaan, Renee Partina Hadiri Pameran “Living the War: Children”

24 August 2026 - 17:10 WIB

Untuk Indonesia: Ketika Seni Budaya Nusantara Menjadi Kekuatan Kemanusiaan bagi Anak Penyintas Kanker

24 August 2026 - 10:00 WIB

Diplomasi Budaya Nusantara Menembus Timur Tengah, BMDN Perkuat Jembatan Indonesia–Suriah

20 August 2026 - 10:18 WIB

Sendratari Smara Jati Hidupkan Malam di Sigandul View Temanggung, Sanggar Puspita Sakanti Bawa Kisah Ramayana

16 August 2026 - 23:49 WIB

Trending di Budaya