Jakarta,- Bisnispos.com. Zaman yang cepat menjadikan budaya betawi perlahan mulai tergerus. Hal tersebut mau tidak mau harus dihadapi oleh seniman dan masyarakat betawi untuk memelihara perkembangan tersebut.Hanya sedikit generasi muda yang mengetahui dan memahami makna budaya betawi secara menyeluruh. Hal tersebut menjadi tantangan yang dihadapi budaya betawi saat ini, yakni tantangan internal dan eksternal.
Jaya Noin seniman betawi menyempatkan hadir dalam obrolan Betawi bersama Syaifuddin,ME dalam Kopi Raja ( Komunitas Aspirasi Rakyat Jakarta ). Di bilangan Kramat Lontar Jakarta.Kamis (02/03).
Eksistensi Budaya Betawi saat ini semakin tergerus globalisasi serta persebaran multi kultural yang terjadi di Ibukota. Menurutnya, hal tersebut perlu diantisipasi sejak dini supaya nilai kebudayaan Betawi yang ditanamkan leluhur dapat terjaga secara berkesinambungan.
Syaifuddin berpendapat kondisi saat ini “Jakarta ini dengan berbagai macam budaya, sebagai Ibukota itu jangan sampai juga hilang yang namanya Budaya Betawi dan kearifan lokal Betawi. Karena identitas suatu daerah, identitas suatu banga adalah budayanya, inilah yang menurut saya penting,” katanya.
Merawat Ikon Budaya Betawi, yakni ondel-ondel, kembang kelapa, ornamen gigi balang, baju sadariah, kebaya kerancang, batik betawi, kerak telor, dan bir pletok.
Ikon Budaya Betawi itu juga wajib dilestarikan di masyarakat, pemerintah daerah, dan swasta, untuk menumbuhkan rasa ikut memiliki dan menanamkan kebanggaan terhadap budaya Betawi.















