Menu

Mode Gelap

Health · 25 Jan 2023 03:50 WIB ·

Ada 7 Efek Kopi untuk Bayi yang Perlu Diwaspadai


 Ada 7 Efek Kopi untuk Bayi yang Perlu Diwaspadai Perbesar

Bisnispos.com – Kopi adalah minuman yang sering dikonsumsi untuk menghindarkan rasa kantuk karena kandungan kafein yang dimilikinya tinggi. Namun, kandungan kafein tersebut ternyata akan memberikan beberapa efek buruk untuk bayi. Berikut adalah beberapa efek kopi untuk bayi yang perlu diwaspadai.

Efek kopi untuk bayi

Dilansir dari American Academy of Pediatrics (AAP), bayi tidak boleh minum kopi sama sekali, termasuk minuman atau makanan ringan yang mengandung kafein.

Organ tubuh bayi yang belum berkembang dengan sempurna tidak bisa menoleransi kafein karena akan memengaruhi fungsi organ-organ di dalam tubuh.

Meskipun bayi diberi kopi dalam jumlah yang sedikit tidak akan mendapatkan efek yang serius, pemberian kopi sangat dilarang karena akan membahayakan kesehatan.

Dilansir dari MomJunction, ada beberapa efek kopi untuk bayi yang perlu diwaspadai.

Memicu sakit kepala

Jumlah kafein yang di dalam kopi bisa memicu rasa sakit kepala dan pusing sehingga bayi cenderung lebih rewel.

Meningkatkan irama denyut nadi dan tekanan darah

Konsumsi kafein sudah terbukti bisa meningkatkan denyut nadi dan tekanan darah sehingga membuat seseorang tidak mudah mengantuk.

Namun, efek ini akan dialami oleh bayi dalam jangka panjang sehingga berbahaya untuk kesehatan jantung.

Mengganggu waktu tidur

Peningkatan irama denyut jantung dan tekanan darah akan membuat si kecil tidak mudah merasa mengantuk.

Padahal, waktu tidur adalah waktu yang baik untuk mendukung perkembangan sel-sel tubuh sehingga bayi minum kopi akan cenderung memiliki kesehatan yang lebih buruk.

Meningkatkan frekuensi buang air kecil

Kafein memiliki efek diuretik yang membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Bayi yang diberi kopi juga akan buang air kecil lebih sering sehingga bisa memicu dehidrasi.

Meningkatkan risiko tulang keropos

Efek kopi bagi bayi adalah penurunan metabolisme dan penyerapan kalsium di dalam tubuh. Akibatnya, kesehatan tulang akan terganggu dan bisa meningkatkan risiko tulang keropos.

Meningkatkan risiko penyakit asam lambung

Kopi mengandung kafein serta senyawa lainnya yang akan memicu produksi asam lambung sehingga risiko terkena penyakit asam lambung akan lebih besar.

Bayi yang organ tubuhnya belum berkembang dengan sempurna cenderung tidak kuat dengan efek kopi sehingga akan menunjukkan gejala penyakit asam lambung.

Memicu kecanduan

Kafein bisa memicu rasa kecanduan sehingga bayi akan terus rewel sebelum diberi kopi.

Mengingat adanya efek kopi untuk bayi tersebut, pemberian kopi sangat tidak dianjurkan.

Dibandingkan kopi, pemberian susu lebih disarankan karena mengandung vitamin dan mineral yang akan mendukung perkembangan bayi.

Sumber : Kompas.com

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

RS Zahirah Gencarkan Sosialisasi Satgas ZPKM Bersama Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Jagakarsa

26 June 2025 - 05:48 WIB

Jerat Brain Rot: Saat Internet Merusak Pikiran

28 December 2024 - 05:35 WIB

RS Islam Bogor Raih Akreditasi sebagai RS Syariah Pertama di Bogor

15 November 2024 - 13:34 WIB

Sugandi : Dukung Dan Jaga Posyandu Untuk Generasi Penerus Bangsa yang lebih baik

18 May 2024 - 14:13 WIB

5 Minuman Ini Bisa Bantu Hancurkan Batu Ginjal

29 December 2023 - 03:57 WIB

Ilustrasi. Air putih, salah satu minuman penghancur batu ginjal. (iStock/Pongtep Chithan)

Septia Zul Putra Jenguk Sahabat SZP Yang Sedang di Rawat RS Islam Jakarta

21 October 2023 - 06:47 WIB

Trending di Enterpreneur