Oleh : Andanu Ibrohim (Tokoh Muda Pemerhati Lingkungan )
Jakarta,- Bisnispos.Hari lingkungan hidup dunia atau world environment day selalu diperingati setiap tanggal 5 Juni setiap tahunnya yang ditetapkan ketika majelis umum PBB pada saatnya konferensi Stockholm.
Andanu Ibrohim atau yang kerap disapa Danu seorang pemuda banten yang dr SMA aktif dalam bidang pelestarian lingkungan menyebutkan data bahwa 2,3 miliar orang di seluruh dunia hidup di tanah terdegradasi dan degradasi lahan terus terjadi dengan laju yang sangat amat mengkhawatirkan.

Kekeringan semakin sering dan bahkan mengancam ketahanan pangan, air dan energi bagi jutaan orang.
Habitat alami terus dirusak dan di konversi yang menyebabkan semakin hilangnya spesies flora dan fauna secara signifikan.
Ditengah-tengah krisisnya pertumbuhan flora fauna yang semakin langka ternyata ada saja oknum yang sudah membunuh 6 ekor badak jawa di taman nasional ujung kulon. Padahal kita tau betul badak jawa merupakan hewan yang dilindungi dan terbilang langka.
Melihat hal ini Danu mengatakan bahwa pemerintah dari tingkat daerah hingga tingkat pusat harus serius dalam mengawasi, mengembangkan dan menjaga lingkungan agar keanekaragaman hayati di Indonesia yang kaya ini bisa terus terjaga agar anak cucu kita bisa menikmatinya juga.
Danu juga menambahkan bahwasanya alam ini bukan warisan leluhur kita akan tetapi titipan anak cucu kita dan saya juga berharap Indonesia ini bisa terus menjadi jantung dunia sampai kapanpun. Karena saya yakin apabila kita ingin hidup senang selamanya maka kita harus peduli pada alam.(Djo)















