Menu ✖

Mode Gelap

Bisnis · 23 May 2023 07:57 WIB ·

Ciganjur Heritage Foundation Selain Budaya Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas


 Ciganjur Heritage Foundation Selain Budaya Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Perbesar

Jakarta,- Bisnispos. Budaya merupakan salah satu topik yang menarik untuk dibicarakan. Pemaknaan terhadap budaya yang luas dan keunikannya yang dinamis seakan tak pernah habis dimakan zaman.

Pengurus Ciganjur Heritage Foundation disela-sela kesibukannya menyempatkan ramah tamah sekaligus silahturahmi budaya ke Gus Syaifuddin di Studio MissionPlus di bilangan Kramat Lontar,Jakarta Pusat.Selasa (23/05/2023).

Ustad M.Amin selaku Ketua Umum Ciganjur Heritage Foundation “mengatakan, budaya jangan hanya dimaknai sebagai simbol-simbol, tetapi esensi nilai yang terkandung juga harus dipelajari dan diimplementasikan dalam kehidupan.
“Aspek marketing dalam komodifikasi budaya juga penting untuk menjaga eksistensinya di tengah persaingan global yang ketat,” imbuhnya.

KH.Hamzah Wahab atau yang kerapkali disapa Wan Hamzah mengapresiasi “kepedulian terhadap Warisan Budaya yang ada di Ciganjur dari Gus Syaifuddin Semangat dan tekad yang dibawa Ciganjur Heritage Foundation untuk mengenalkan budaya dan kekuatan kearifan lokal hingga kemandirian ekonomi dan wirausaha meningkatkan optimisme terhadap masa depan bangsa.”ujarnya.

Dari sisi cagar budaya Situs Makam Mbah Lontar menjadi opsi utama untuk mempertahankan eksistensi warisaran budaya atau destinasi wisata religi (Heritage Tour) Kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal dan jejak wali di tanah Ciganjur harus ditanamkan sejak dini. Optimalisasi publikasi dan pemahaman yang utuh menjadi langkah awal dari penguatan ini.ujar H.Abdul Rokib Kiman selaku pembina CHF.

Diluar obrolan warisan budaya Ciganjur juga pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi agenda serius,sehingga penguatan budaya dan ekonomi dapat berjalan bersamaan.

Sepakat dalam obrolan ini Pengembangan budaya lokal melalui industri kreatif dan kekuatan generasi melek budaya menjadi benang merah dari sharing session. Itu karena globalisasi menuntut budaya untuk mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman.(DJo)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Renee Partina (Budayantara) Hadir dalam Balutan Gaun Hitam di Perayaan 70 Tahun Hubungan Bulgaria–Indonesia

21 September 2026 - 23:55 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro Perkuat Ekosistem Pembiayaan dan Pemberdayaan Keluarga Prasejahtera

13 September 2026 - 12:43 WIB

Opera Merah Putih Siap Guncang Bulungan, Puluhan Seniman Muda Hadirkan Teater Penuh Semangat Kebangsaan

8 September 2026 - 11:35 WIB

Rasakan Manfaat Pemberdayaan PNM, Produk Gula Aren Susanti Kini Dilirik Eksportir

7 September 2026 - 15:21 WIB

4 September 2026 - 15:18 WIB

Warkop Aceh Bang Nazar, Menyeruput Cita Rasa Tanah Rencong di Bawah Flyover Bukit Duri, Kampung Melayu

3 September 2026 - 11:03 WIB

Trending di Bisnis