Jakarta — Bisnispos.com Menikmati secangkir kopi di warung kopi (warkop) Jakarta mungkin sudah menjadi hal yang biasa. Namun, suasana berbeda bisa ditemukan di sekitar Jalan Bukit Duri, Jakarta, tepatnya di bawah flyover. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas warga, berdiri sebuah warkop sederhana yang menawarkan sensasi cita rasa khas Tanah Rencong.
Namanya Warkop Aceh Bang Nazar.
Warkop yang dikelola Nazaruddin, warga asal Aceh Selatan, ini terbilang masih baru. Meski demikian, kehadirannya mulai menarik perhatian pencinta kopi yang ingin menikmati racikan kopi dengan karakter khas Aceh.
Bukan sekadar tempat untuk menyeruput kopi, warkop ini menjadi ruang sederhana untuk bercengkerama, bertukar cerita, sekaligus menikmati suasana Jakarta dari sudut yang berbeda.
Saat ditemui awak media, Kamis (3/9/2026), Nazaruddin menceritakan bahwa Warkop Aceh Bang Nazar merupakan usaha yang baru dirintisnya.
“Ini warkop pertama saya dan memang belum lama berdiri. Tapi untuk racikan kopi Aceh, saya ingin menghadirkan cita rasa yang berbeda,” ujar Nazaruddin.
Menurutnya, kopi menjadi salah satu menu andalan. Racikan khas yang disajikan berusaha mempertahankan karakter kopi Aceh, sekaligus menyesuaikannya dengan selera masyarakat Jakarta.
Aroma kopi yang kuat berpadu dengan suasana warkop yang sederhana menjadikan tempat ini memiliki daya tarik tersendiri. Pengunjung tidak hanya datang untuk minum kopi, tetapi juga menikmati obrolan santai dan suasana kekeluargaan.

Selain kopi Aceh, tersedia pula berbagai pilihan menu makanan. Mulai dari mie instan, makanan ringan, aneka jus, hingga sajian sederhana lainnya yang cocok menemani waktu bersantai.
Kehadiran Warkop Aceh Bang Nazar juga menjadi gambaran bagaimana kuliner dapat menjadi jembatan budaya. Cita rasa dari Aceh dibawa ke tengah kehidupan masyarakat Jakarta, menciptakan ruang pertemuan antara tradisi, perantauan dan kehidupan urban.
Bagi Nazaruddin, membuka warkop bukan semata-mata soal berjualan kopi. Ada harapan agar usaha kecil yang dirintisnya dapat terus berkembang dan menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja.
“Yang penting pelanggan nyaman. Kita ingin menyajikan kopi yang enak, makanan yang sederhana, dan suasana yang membuat orang ingin datang kembali,” katanya.
Di tengah persaingan usaha kuliner yang semakin beragam, Warkop Aceh Bang Nazar membuktikan bahwa sebuah usaha tidak harus dimulai dari tempat mewah. Dari sebuah ruang sederhana di bawah flyover Bukit Duri,Kampung melayu. secangkir kopi bisa membawa cerita tentang kampung halaman, perjuangan seorang perantau, dan semangat membangun usaha dari nol.
Warkop Aceh Bang Nazar sederhana tempatnya, kuat cita rasanya, dan kaya cerita di balik secangkir kopi.(Djo)















